Pelatihan Team Building Leadership Jakarta

TRAINING TEAM BUILDING, MENTORING AND COACHING SKILL

DESKRIPSI TRAINING TEAM BUILDING, MENTORING AND COACHING SKILL 

Dalam dinamika dunia kerja yang terus bertransformasi, investasi pada sumber daya manusia melalui training team building, mentoring, dan coaching skill bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan strategis. Pelatihan team building berfungsi sebagai fondasi untuk menciptakan sinergi, memperkuat kepercayaan, dan menyatukan visi antar anggota tim, sehingga kolaborasi tidak lagi menjadi beban melainkan kekuatan pendorong produktivitas. Tanpa kerja sama tim yang solid, ide-ide brilian seringkali terhambat oleh ego sektoral atau komunikasi yang buruk.

Peran Krusial Mentoring dan Coaching

Di sisi lain, integrasi kemampuan mentoring dan coaching memberikan dimensi pertumbuhan yang berkelanjutan bagi organisasi:

  • Mentoring: Memungkinkan transfer pengetahuan dan kearifan dari senior ke junior secara efektif, memastikan budaya organisasi tetap terjaga sekaligus mempercepat kurva pembelajaran karyawan baru.
  • Coaching: Berfokus pada penggalian potensi tersembunyi individu. Melalui teknik bertanya yang tepat, seorang pemimpin dapat memberdayakan anggota timnya untuk menemukan solusi mandiri, meningkatkan rasa kepemilikan (sense of ownership), dan mengasah kemampuan pengambilan keputusan.

Secara keseluruhan, kombinasi ketiga aspek ini menciptakan ekosistem kerja yang sehat, di mana setiap individu merasa didukung, kompetensi mereka berkembang secara linier dengan kebutuhan pasar, dan organisasi memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks. Pemimpin yang menguasai keterampilan ini tidak hanya sekadar memberi instruksi, tetapi menjadi katalisator bagi kesuksesan jangka panjang perusahaan.

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING

1. Training Team Building

Tujuan: Menghilangkan sekat-sekat komunikasi (siloisasi) dan menyatukan berbagai kepribadian ke dalam satu visi yang selaras.

  • Manfaat:
    • Meningkatkan Kolaborasi: Anggota tim lebih memahami peran satu sama lain sehingga alur kerja menjadi lebih lancar.
    • Membangun Kepercayaan (Trust): Mengurangi konflik internal karena adanya rasa saling menghargai dan keterbukaan.
    • Identifikasi Pemimpin: Seringkali memunculkan bakat kepemimpinan alami melalui aktivitas pemecahan masalah berkelompok.

2. Mentoring Skill

Tujuan: Memastikan keberlanjutan pengetahuan (knowledge sharing) dan bimbingan karier jangka panjang dari mereka yang berpengalaman kepada talenta muda.

  • Manfaat:
    • Efisiensi Belajar: Mempercepat proses adaptasi karyawan baru atau mereka yang baru naik jabatan melalui berbagi pengalaman nyata.
    • Retensi Karyawan: Karyawan merasa memiliki jalur karier yang jelas dan didukung, sehingga loyalitas terhadap perusahaan meningkat.
    • Pelestarian Budaya Kerja: Nilai-nilai positif perusahaan dapat diturunkan secara organik melalui interaksi personal.

3. Coaching Skill

Tujuan: Memberdayakan individu untuk menemukan solusi secara mandiri dan memaksimalkan potensi kinerja tanpa harus selalu didikte.

  • Manfaat:
    • Peningkatan Kemandirian: Karyawan menjadi lebih kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah karena terbiasa menggali solusi sendiri.
    • Kinerja Terukur: Membantu individu fokus pada target spesifik dan mengatasi hambatan mental yang menghalangi produktivitas.
    • Komunikasi Dua Arah: Menciptakan budaya di mana pemimpin lebih banyak mendengar daripada sekadar memerintah.

Kesimpulan Strategis

Jika digabungkan, manfaat besarnya adalah terciptanya Agility (Kelincahan). Organisasi yang memiliki tim solid (Team Building), memiliki peta pengetahuan yang jelas (Mentoring), dan mampu mengeksekusi potensi secara mandiri (Coaching), akan jauh lebih tangguh menghadapi perubahan pasar yang tidak menentu.

Pelatihan Team Building Leadership Jakarta

OUTLINE MATERI TRAINING

1. Foundation – The Power of Synergy (Team Building)

  • Psikologi Kerja Tim: Memahami tahapan pembentukan tim (Forming, Storming, Norming, Performing).
  • Membangun High-Trust Culture: Teknik membangun kepercayaan dan keterbukaan antar departemen.
  • Dynamic Communication: Strategi komunikasi asertif dan meminimalkan hambatan komunikasi (noise).
  • Conflict Resolution: Cara mengelola perbedaan pendapat menjadi diskusi yang konstruktif.
  • Collaborative Problem Solving: Simulasi memecahkan masalah kompleks secara kolektif.

2. Mentoring – Transferring Wisdom (Mentoring Skill).

  • The Mentor’s Mindset: Perbedaan peran antara Guru, Bos, dan Mentor.
  • Struktur Mentoring (The G.A.M.P Model): Goals, Actions, Measures, and Partnership.
  • Knowledge Transfer Techniques: Cara membagikan pengalaman tanpa terkesan menggurui.
  • Career Pathing: Membantu mentee memetakan rencana pengembangan karier jangka panjang.
  • Ethics & Confidentiality: Membangun ruang aman dalam hubungan mentoring.

3. Coaching – Unleashing Potential (Coaching Skill)

  • The GROW Model: Teknik bertanya yang efektif (Goal, Reality, Options, Will).
  • Active Listening & Presence: Mendengarkan lebih dari sekadar kata-kata (intonasi, bahasa tubuh, emosi).
  • Powerful Questioning: Cara mengajukan pertanyaan terbuka yang memicu pemikiran kritis.
  • Feedback Mastery: Teknik memberikan umpan balik yang membangun menggunakan metode SBI (Situation, Behavior, Impact).
  • Action Planning & Accountability: Memastikan coachee berkomitmen pada rencana aksi yang dibuat.

4. Integration – The Leader as a Catalyst

  • Kapan Harus Menjadi Coach vs. Mentor: Menilai situasi berdasarkan tingkat kompetensi dan komitmen anggota tim.
  • Micro-Coaching dalam Rapat: Praktik teknik coaching singkat dalam pertemuan harian.
  • Measuring Success: Cara mengukur keberhasilan program pengembangan secara berkala.
  • Personal Action Plan: Penyusunan komitmen pribadi untuk diterapkan di unit kerja masing-masing..

PESERTA YANG MEMBUTUHKAN TRAINING

1. Level Manajerial & Eksekutif (Top & Middle Management)

  • Manager & Senior Manager: Mereka perlu Coaching untuk meningkatkan performa tim tanpa micromanaging, serta Team Building untuk menyelaraskan antar departemen.
  • Direktur/VP: Membutuhkan Mentoring skill untuk menyiapkan penerus (succession planning) dan menjaga visi strategis perusahaan.

2. Pemimpin Tim & Supervisor (First-Line Management)

  • Team Leader & Supervisor: Memerlukan Coaching untuk menangani masalah teknis harian dan Team Building untuk menjaga moral anggota tim di lapangan yang seringkali penuh tekanan.

3. Human Resources (HR) & People Development

  • HR Generalist & People Dev: Mereka harus memahami materi ini agar bisa merancang sistem penilaian kinerja, program pengembangan internal, dan menjadi mediator jika terjadi konflik tim.

4. Karyawan “High-Potential” (Talent Pool)

  • Calon Pemimpin: Memberikan pelatihan ini sejak dini akan mempersiapkan mental mereka dari seorang “pelaksana” menjadi seorang “pengembang orang lain” sebelum mereka resmi menjabat.

5. Tim yang Sedang Mengalami Transisi

  • Tim yang Baru Dibentuk: Membutuhkan Team Building intensif untuk melewati fase storming (penyesuaian).
  • Tim Pasca-Restrukturisasi/Merger: Membutuhkan penyelarasan budaya kerja melalui kolaborasi tim dan bimbingan mentor.
  • Project-Based Team: Tim lintas fungsi yang bekerja dalam jangka waktu tertentu untuk target yang sangat spesifik.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakarta

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome / kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Jogja Tahun 2026

  • Januari : 20-21 Januari 2026
  • Februari : 24-25 Februari 2026
  • Maret : 05-06 Maret 2026
  • April : 23-24 April 2026
  • Mei : 19-20 May 2026
  • Juni : 23-24 Juni 2026
  • Juli : 23-24 Juli 2026
  • Agustus : 27-28 Agustus 2026
  • September : 15-16 September 2026
  • Oktober : 20-21 October 2026
  • November : 17-18 November 2026
  • Desember : 15-16 December 2026

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di Bali tahun 2026 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *