Pelatihan Sistem Mentoring Jakarta

PELATIHAN DEVELOPING A SUSTAINABLE MENTORING SYSTEM

PELATIHAN DEVELOPING A SUSTAINABLE MENTORING SYSTEM

1. PENGERTIAN DAN PENTINGNYA PELATIHAN DEVELOPING A SUSTAINABLE MENTORING SYSTEM

Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System merupakan program yang dirancang untuk membantu organisasi membangun sistem mentoring yang terstruktur, berkelanjutan, dan mampu mendukung pengembangan kompetensi karyawan secara jangka panjang. Mentoring tidak hanya berfungsi sebagai proses transfer pengetahuan dan pengalaman dari mentor kepada mentee, tetapi juga menjadi strategi penting dalam membangun talent development, succession planning, employee engagement, serta budaya belajar di lingkungan kerja. Pelatihan ini penting karena organisasi membutuhkan sistem mentoring yang memiliki tujuan jelas, mekanisme yang tepat, pemilihan mentor dan mentee yang sesuai, serta metode evaluasi yang terukur. Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami cara merancang, menerapkan, mengelola, dan mengevaluasi program mentoring agar berjalan efektif dan konsisten. Dengan sistem mentoring yang berkelanjutan, organisasi dapat mempercepat pengembangan talenta, mempertahankan pengetahuan dan pengalaman internal, meningkatkan kesiapan calon pemimpin, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan profesional karyawan.

2. TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN DEVELOPING A SUSTAINABLE MENTORING SYSTEM 

Tujuan

  1. Memahami konsep, prinsip, dan strategi dalam membangun sistem mentoring yang efektif dan berkelanjutan.
  2. Mampu merancang program mentoring yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan organisasi.
  3. Meningkatkan kemampuan dalam menentukan kriteria, peran, dan tanggung jawab mentor maupun mentee.
  4. Mampu membangun struktur dan mekanisme mentoring yang sistematis, terukur, dan mudah diterapkan.
  5. Mengembangkan keterampilan komunikasi, coaching, feedback, dan knowledge sharing dalam proses mentoring.
  6. Mampu mengintegrasikan program mentoring dengan talent management, career development, dan succession planning.
  7. Memahami cara melakukan monitoring dan evaluasi untuk mengukur efektivitas program mentoring.
  8. Membangun budaya belajar, kolaborasi, dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan di dalam organisasi.

Manfaat

  1. Membangun Sistem Mentoring yang Terstruktur – Peserta mampu menciptakan sistem mentoring yang memiliki tujuan, proses, indikator, dan evaluasi yang jelas.
  2. Mempercepat Pengembangan Talenta – Membantu karyawan memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan kompetensi melalui pendampingan yang terarah.
  3. Meningkatkan Transfer Knowledge – Mendukung proses transfer pengetahuan dan pengalaman dari karyawan senior kepada generasi berikutnya.
  4. Mempersiapkan Calon Pemimpin – Mentoring dapat menjadi bagian strategis dalam menyiapkan talent pool dan calon pemimpin organisasi.
  5. Meningkatkan Employee Engagement – Hubungan mentoring yang positif dapat meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan rasa memiliki karyawan.
  6. Mendukung Career Development – Membantu karyawan memahami potensi, kebutuhan pengembangan, serta arah karier mereka.
  7. Memperkuat Budaya Pembelajaran – Menciptakan lingkungan kerja yang mendorong kolaborasi, berbagi pengalaman, dan continuous learning.
  8. Meningkatkan Retensi Karyawan – Program mentoring yang efektif dapat membantu karyawan merasa lebih didukung dalam proses pengembangan karier.
  9. Meningkatkan Efektivitas Organisasi – Sistem mentoring yang baik membantu organisasi mengembangkan kompetensi internal secara konsisten dan berkelanjutan.
  10. Memastikan Keberlanjutan Program – Peserta memperoleh pendekatan untuk mengelola, mengukur, dan melakukan perbaikan sistem mentoring secara berkala.

3. OUTLINE MATERI PELATIHAN DEVELOPING A SUSTAINABLE MENTORING SYSTEM

  1. Fundamental Mentoring System
    • Pengertian dan konsep dasar mentoring
    • Perbedaan mentoring, coaching, counseling, dan training
    • Peran mentoring dalam pengembangan SDM
    • Prinsip dan karakteristik mentoring yang efektif
  2. Strategic Mentoring & Organizational Goals
    • Menghubungkan mentoring dengan strategi organisasi
    • Mentoring sebagai bagian dari talent management
    • Mentoring untuk career development dan succession planning
    • Menentukan tujuan dan sasaran program mentoring
  3. Designing a Mentoring Framework
    • Merancang struktur program mentoring
    • Menentukan tahapan dan alur mentoring
    • Menetapkan kebijakan dan prosedur mentoring
    • Menentukan indikator keberhasilan program
  4. Mentor & Mentee Selection
    • Kriteria mentor yang efektif
    • Identifikasi dan pemilihan mentee
    • Matching mentor dan mentee
    • Peran, tanggung jawab, dan ekspektasi masing-masing pihak
  5. Building Effective Mentoring Relationships
    • Membangun trust dan psychological safety
    • Menetapkan mentoring agreement
    • Membangun komunikasi terbuka
    • Mengelola ekspektasi dan komitmen
  6. Mentoring Skills for Effective Development
    • Active listening
    • Effective questioning
    • Providing constructive feedback
    • Goal setting dan development planning
    • Knowledge sharing dan experience transfer
  7. Mentoring Process & Implementation
    • Tahapan pelaksanaan program mentoring
    • Penyusunan mentoring plan
    • Menetapkan target dan milestone
    • Monitoring hubungan mentor–mentee
    • Mengatasi hambatan selama proses mentoring
  8. Creating a Sustainable Mentoring System
    • Faktor keberlanjutan program mentoring
    • Membangun mentoring culture
    • Integrasi mentoring dengan sistem HR
    • Strategi meningkatkan participation dan engagement
    • Continuous improvement program mentoring
  9. Technology & Mentoring Management
    • Pemanfaatan teknologi dalam mentoring
    • Digital mentoring dan virtual mentoring
    • Dokumentasi dan tracking perkembangan mentee
    • Pengelolaan data dan aktivitas mentoring
  10. Monitoring, Evaluation & Measurement
    • Menentukan Key Performance Indicators (KPI) mentoring
    • Mengukur efektivitas program
    • Feedback dari mentor dan mentee
    • Evaluasi hasil pengembangan kompetensi
    • Identifikasi area perbaikan
  11. Managing Challenges & Risks
    • Mengatasi konflik mentor–mentee
    • Menangani mentor atau mentee yang kurang aktif
    • Mengatasi communication gap
    • Managing resistance dan lack of commitment
    • Strategi menjaga kualitas program
  12. Mentoring Program Improvement & Action Plan
    • Review efektivitas sistem mentoring
    • Penyusunan improvement plan
    • Best practices dalam sustainable mentoring
    • Penyusunan roadmap implementasi mentoring di organisasi
    • Individual/Group Action Plan untuk penerapan setelah pelatihan

4. SIAPA SAJA PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN DEVELOPING A SUSTAINABLE MENTORING SYSTEM 

Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System cocok diikuti oleh berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan SDM, talent management, dan pembangunan budaya belajar di organisasi, antara lain:

  1. HR Manager / HRD Manager – untuk merancang dan mengembangkan sistem mentoring yang terintegrasi dengan strategi SDM.
  2. Human Resources / HR Staff – untuk mengelola administrasi, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program mentoring.
  3. Learning & Development (L&D) Professionals – untuk mengembangkan mentoring sebagai bagian dari program pembelajaran dan pengembangan karyawan.
  4. Talent Management Professionals – untuk mengintegrasikan mentoring dengan talent development, career management, dan succession planning.
  5. Training Manager / Training Officer – untuk membangun program mentoring yang terstruktur dan berkelanjutan.
  6. Organizational Development (OD) Professionals – untuk mendukung pembentukan budaya pembelajaran dan knowledge sharing.
  7. Supervisor dan Manager – terutama yang berperan sebagai mentor atau bertanggung jawab terhadap pengembangan anggota tim.
  8. Senior Staff / Subject Matter Expert (SME) – yang memiliki pengalaman dan keahlian untuk ditransfer kepada karyawan lain.
  9. Mentor dan Calon Mentor – untuk meningkatkan kemampuan dalam membimbing, memberikan feedback, dan mengembangkan mentee.
  10. Mentee dan Calon Mentee – agar mampu memanfaatkan proses mentoring secara aktif untuk pengembangan kompetensi dan karier.
  11. Management / Department Head – untuk memahami peran mentoring dalam membangun talent pipeline dan meningkatkan kesiapan calon pemimpin.
  12. People Development / Talent Development Team – untuk membangun sistem mentoring yang terukur dan mendukung kebutuhan pengembangan organisasi.
  13. HR Business Partner (HRBP) – untuk membantu unit bisnis menerapkan mentoring sesuai kebutuhan kompetensi dan strategi organisasi.
  14. Profesional yang Bertanggung Jawab atas Succession Planning – untuk menggunakan mentoring sebagai salah satu metode mempersiapkan future leaders.
  15. Konsultan SDM dan Trainer – yang membutuhkan pemahaman mengenai desain dan implementasi sistem mentoring yang berkelanjutan.

5. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System

5.1 Tempat Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System

Program Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System dapat diikuti melalui skema Public Training maupun Inhouse Training sesuai kebutuhan perusahaan dan peserta.

Untuk peserta yang memilih Public Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System, pelatihan diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Batam, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Manado, hingga Jayapura. Selain itu, program ini juga tersedia untuk peserta dari luar negeri, termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, dan Hongkong.

Seluruh kegiatan pelatihan dilaksanakan di hotel berbintang minimal bintang 3, sehingga peserta dapat mengikuti proses belajar dengan nyaman, fokus, dan kondusif. Kami bekerja sama dengan berbagai jaringan hotel ternama seperti Santika Indonesia Hotels & Resorts, Aston Hotels, dan PHM Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System untuk memastikan kualitas fasilitas pelatihan yang profesional.

Bagi perusahaan, instansi pemerintah, BUMN, maupun organisasi yang menginginkan pelatihan yang lebih eksklusif, tersedia layanan Inhouse Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System. Tim trainer kami dapat datang langsung ke lokasi perusahaan di seluruh Indonesia dengan jadwal, durasi, materi, dan metode pelatihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Keunggulan Lokasi Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System

  1. Tersedia di berbagai kota besar di Indonesia.
  2. Pilihan pelatihan tatap muka maupun online.
  3. Diselenggarakan di hotel berbintang dengan fasilitas lengkap.
  4. Tersedia layanan Inhouse Training di seluruh Indonesia.
  5. Lokasi dan jadwal fleksibel sesuai kebutuhan perusahaan.

5.2 Jadwal dan Waktu Pelaksanaan Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System

Program Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System dirancang untuk memberikan keseimbangan antara pemahaman teori dan praktik pelayanan prima yang dapat langsung diterapkan di lingkungan kerja.

Secara umum, pelatihan berlangsung selama 2 hari penuh (full day training) dengan durasi sekitar 8 jam pelatihan per hari. Program dapat dilaksanakan secara offline (tatap muka) maupun online melalui platform pembelajaran digital yang interaktif.

Jadwal pelaksanaan pelatihan bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta maupun perusahaan. Untuk program Public Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System, pelatihan diselenggarakan secara berkala setiap bulan dengan pilihan tanggal yang beragam. Sementara itu, untuk Inhouse Training, perusahaan dapat menentukan sendiri waktu pelaksanaan yang paling sesuai dengan agenda dan operasional organisasi.

Januari Februari  Maret April
16 -17 Januari 13 – 14 Februari 5 – 6 Maret 24 – 25 April
Mei Juni Juli Agustus
21 – 22 Mei 11 – 12 Juni 16 – 17 Juli 20 – 21 Agustus
September Oktober  November  Desember
17 – 18 September 8 – 9 Oktober 12 – 13 November 17 – 18 Desember

pembelajaran yang aplikatif, studi kasus nyata, dan pendampingan trainer berpengalaman, peserta akan memperoleh keterampilan yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan perusahaan.

6. Jenis Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System

Untuk memberikan pengalaman belajar yang efektif dan fleksibel, Program Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System tersedia dalam dua metode pelaksanaan, yaitu tatap muka (offline) dan daring (online). Peserta dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan, lokasi, jadwal, maupun preferensi pembelajaran.

6.1. Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System Tatap Muka (In-Class Training)

Metode In-Class Training atau pelatihan tatap muka memungkinkan peserta belajar secara langsung bersama trainer profesional dalam satu ruang pelatihan yang interaktif dan kondusif. Melalui metode ini, peserta dapat berdiskusi secara lebih mendalam, melakukan praktik langsung, serta memperoleh umpan balik secara real-time dari trainer.

Seluruh kegiatan Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System dilaksanakan sesuai standar operasional terbaik untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan efektivitas proses pembelajaran. Metode ini sangat cocok bagi perusahaan yang ingin meningkatkan keterlibatan peserta dan memperkuat pemahaman materi melalui interaksi langsung.

Keunggulan Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System Tatap Muka:

  • Interaksi langsung dengan trainer dan peserta lainnya.
  • Diskusi dan studi kasus lebih mendalam.
  • Praktik pembelajaran lebih efektif.
  • Suasana belajar yang fokus dan kondusif.
  • Memperkuat kolaborasi antar peserta.

6.2. Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System Online (Daring)

Bagi peserta yang membutuhkan fleksibilitas lebih tinggi, tersedia Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System Online yang diselenggarakan melalui platform digital seperti Zoom Meeting. Meskipun dilaksanakan secara virtual, peserta tetap dapat berinteraksi langsung dengan trainer, mengikuti diskusi, mengerjakan studi kasus, serta memperoleh materi pelatihan secara lengkap.

Metode ini menjadi solusi ideal bagi peserta dari berbagai kota di Indonesia maupun luar negeri yang ingin mengikuti pelatihan tanpa harus melakukan perjalanan ke lokasi pelatihan.

Keunggulan Pelatihan Online:

  • Dapat diikuti dari mana saja.
  • Menghemat waktu dan biaya perjalanan.
  • Tetap interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
  • Materi dan sertifikat tetap diperoleh secara lengkap.
  • Cocok untuk peserta individu maupun tim perusahaan.

Dengan berbagai pilihan tersebut, peserta maupun perusahaan dapat menentukan format pelatihan yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional, jumlah peserta, anggaran, serta target kompetensi yang ingin dicapai.

Fleksibilitas metode pelaksanaan ini memungkinkan setiap peserta memperoleh pengalaman belajar yang optimal tanpa mengurangi kualitas materi, interaksi pembelajaran, maupun manfaat sertifikasi yang diperoleh setelah mengikuti program pelatihan.

7. Metode Pelatihan Arunika Training

Program Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System di Arunika Training dirancang menggunakan metode pembelajaran yang interaktif, praktis, dan berorientasi pada penerapan di dunia kerja. Tujuannya adalah memastikan setiap peserta tidak hanya memahami konsep tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara efektif dalam pekerjaan sehari-hari.

Kombinasi berbagai metode pembelajaran berikut membantu meningkatkan keterlibatan peserta, mempercepat pemahaman materi, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan berdampak.

7.1. Diskusi Interaktif

Melalui diskusi interaktif, peserta dapat memperoleh wawasan baru dari pengalaman peserta lain sekaligus memahami praktik terbaik (best practice) dalam penerapannya di pekerjaan sehari-hari.

7.2. Coaching dan Pendampingan

Dalam sesi coaching, trainer memberikan arahan, umpan balik, dan pendampingan secara langsung kepada peserta. Metode ini membantu peserta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi serta menemukan solusi yang relevan dengan kondisi pekerjaan mereka.

7.3. Presentasi dan Simulasi Komunikasi

Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan ide, gagasan, maupun solusi terhadap suatu permasalahan melalui sesi presentasi. Metode ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, rasa percaya diri.

7.4. Sesi Tanya Jawab (Q&A)

Sesi tanya jawab memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami materi yang belum dipahami serta menghubungkan materi pelatihan dengan situasi nyata yang mereka hadapi di tempat kerja.

Melalui metode ini, proses pembelajaran menjadi lebih relevan, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta.

7.5. Brainstorming dan Problem Solving

Metode brainstorming digunakan untuk melatih peserta berpikir kreatif dalam menyelesaikan berbagai tantangan pelayanan pelanggan.

7.6. Ice Breaking dan Energizer

Untuk menjaga fokus, semangat, dan keterlibatan peserta selama pelatihan, trainer menyisipkan berbagai aktivitas ice breaking dan energizer yang menyenangkan.

7.7. Studi Kasus (Case Study)

Studi kasus merupakan salah satu metode pembelajaran yang paling efektif Peserta diberikan contoh kasus nyata yang sering terjadi dalam dunia kerja nyata.

7.8 Mengapa Metode Pelatihan Ini Efektif?

Kombinasi diskusi, coaching, presentasi, tanya jawab, brainstorming, ice breaking, dan studi kasus menjadikan proses pembelajaran lebih aktif, partisipatif, dan aplikatif.

8. Instruktur Pemateri Pelatihan

Keberhasilan sebuah Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System tidak hanya ditentukan oleh kualitas materi, tetapi juga oleh kompetensi dan pengalaman trainer yang menyampaikan materi tersebut. Oleh karena itu, Pusat Training Indonesia menghadirkan trainer profesional, praktisi industri, serta konsultan berpengalaman yang memiliki keahlian di bidang pelayanan pelanggan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), komunikasi bisnis, dan peningkatan kualitas layanan.

8.1. Belajar Langsung dari Praktisi dan Trainer Berpengalaman

Program Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System dibawakan oleh trainer profesional yang memiliki pengalaman nyata dalam dunia bisnis, pelayanan pelanggan, pengembangan organisasi, dan pelatihan korporasi.

8.2. Materi Pelatihan yang Praktis, Relevan, dan Aplikatif

Materi yang disampaikan dirancang berdasarkan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan praktik pelayanan pelanggan modern. Setiap sesi pelatihan berfokus pada penerapan nyata sehingga peserta dapat langsung mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh setelah kembali ke lingkungan kerja.

8.3. Pendekatan Pembelajaran yang Interaktif dan Berorientasi Praktik

Trainer tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai coach, mentor, dan fasilitator pembelajaran. Selama pelatihan, peserta akan diajak berpartisipasi aktif melalui diskusi, studi kasus, simulasi role play, serta sesi tanya jawab interaktif.

Pendekatan ini membantu peserta memahami materi secara lebih mendalam sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis, problem solving, komunikasi, dan pengambilan keputusan dalam situasi kerja yang sesungguhnya. Dengan metode pembelajaran yang partisipatif, peserta dapat belajar secara lebih efektif, menyenangkan, dan mudah dipahami.

8.4. Dibimbing oleh Ahli yang Kredibel dan Kompeten

Seluruh trainer dan pemateri memiliki latar belakang akademis serta pengalaman profesional yang relevan dengan bidang yang diajarkan. Kombinasi antara pengetahuan teoritis dan pengalaman praktis memungkinkan proses pembelajaran berlangsung secara lebih komprehensif dan berkualitas.

9. Investasi Pelatihan Arunika Training

Biaya Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti metode pelaksanaan pelatihan, jumlah peserta, lokasi penyelenggaraan, durasi program, tingkat kustomisasi materi, serta kebutuhan khusus dari perusahaan atau instansi peserta.

Investasi pelatihan ini dirancang untuk memberikan nilai tambah jangka panjang melalui peningkatan kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan, produktivitas kerja, dan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

9.1. Biaya Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System di Dalam Negeri

Program pelatihan di dalam negeri tersedia dalam beberapa pilihan metode pelaksanaan, yaitu pelatihan tatap muka dan pelatihan online.

9.1.1. Pelatihan Tatap Muka (Offline Training)

Metode tatap muka memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar secara langsung bersama trainer, melakukan diskusi interaktif, studi kasus, simulasi, serta praktik pelayanan pelanggan secara lebih mendalam.

Estimasi investasi pelatihan:

  • Public Training: mulai dari Rp 4.500.000 hingga Rp 9.200.000 per peserta.
  • Inhouse Training: mulai dari Rp 1.200.000 per peserta (menyesuaikan jumlah peserta dan kebutuhan perusahaan).

9.1.2 Pelatihan Online (Online Training)

Pelatihan online menjadi pilihan yang lebih fleksibel dan efisien tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Peserta tetap dapat berinteraksi langsung dengan trainer melalui platform digital yang interaktif.

Estimasi investasi pelatihan:

  • Public Training Online: mulai dari Rp 3.750.000 per peserta.
  • Inhouse Training Online: mulai dari Rp 550.000 per peserta (tergantung jumlah peserta dan ruang lingkup pelatihan).

9.2. Biaya Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System di Luar Negeri

Bagi perusahaan atau peserta yang menginginkan pengalaman pembelajaran internasional, tersedia program Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System yang diselenggarakan di beberapa negara tujuan populer di kawasan Asia.

Program ini memungkinkan peserta memperoleh wawasan global, mempelajari praktik terbaik (best practice) internasional, serta memperluas jaringan profesional.

Estimasi investasi pelatihan luar negeri:

  • Malaysia dan Thailand: mulai dari Rp 17.000.000 per peserta.
  • Singapura: mulai dari Rp 18.000.000 per peserta.
  • Hongkong: mulai dari Rp 25.000.000 per peserta.

10. Fasilitas Pelatihan Arunika Training

Arunika Training menyediakan berbagai fasilitas pelatihan yang lengkap dan berkualitas untuk mendukung kenyamanan serta efektivitas proses belajar peserta. Fasilitas ini tersedia untuk seluruh program, baik Public Training, Inhouse Training, Private Training, maupun Pelatihan Tatap Muka (Offline).

Fasilitas yang Akan Diperoleh Peserta

Selama mengikuti Packaging, peserta akan mendapatkan:

  1. Konsumsi Selama Pelatihan
  • 2 kali coffee break setiap hari.
  • 1 kali makan siang (lunch).
  1. Durasi Pelatihan yang Optimal
  2. Bimbingan Langsung dari Trainer Berpengalaman
  3. Sertifikat Resmi Pelatihan
  4. Perlengkapan Pelatihan (ATK)
  5. Ruang Pelatihan yang Nyaman
  6. Modul Pelatihan Lengkap
  7. Souvenir dan Merchandise
  8. Dokumentasi Kegiatan
  9. Transportasi (Sesuai Kebutuhan Program)

11. FAQ Tentang Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System

Q: Apa itu Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System?
A: Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System adalah program yang membahas cara merancang, menerapkan, mengelola, dan mengevaluasi sistem mentoring yang terstruktur dan berkelanjutan. Peserta akan mempelajari strategi membangun hubungan mentor dan mentee yang efektif serta mengintegrasikan mentoring dengan pengembangan talenta organisasi.

Q: Apa manfaat utama mengikuti pelatihan ini?
A: Peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam membangun sistem mentoring yang efektif, mempercepat transfer knowledge, mendukung pengembangan kompetensi dan karier karyawan, mempersiapkan calon pemimpin, serta membangun budaya learning dan knowledge sharing di organisasi.

Q: Siapa yang sebaiknya mengikuti pelatihan ini?
A: Pelatihan ini cocok untuk HR Manager, HR Staff, Learning & Development, Talent Management, Organizational Development, Training Manager, HRBP, supervisor, manager, mentor, calon mentor, serta profesional yang bertanggung jawab terhadap pengembangan SDM dan succession planning.

Q: Apa saja materi yang dipelajari dalam pelatihan ini?
A: Materi mencakup konsep dasar mentoring, desain mentoring framework, pemilihan dan matching mentor-mentee, mentoring skills, mentoring process, sustainable mentoring system, digital mentoring, monitoring dan evaluasi, pengelolaan tantangan, hingga penyusunan action plan implementasi mentoring.

Q: Apakah pelatihan ini dapat diterapkan langsung di organisasi?
A: Ya. Pelatihan dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menyusun kerangka dan strategi implementasi mentoring sesuai kebutuhan organisasi. Peserta dapat menggunakan hasil pembelajaran untuk mengembangkan program mentoring yang lebih terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.

12. Konsultasi dan Informasi Pendaftaran Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System  

Untuk mendapatkan proposal, jadwal, kurikulum, dan penawaran harga yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi, silakan menghubungi tim Pusat Training Indonesia. Kami siap membantu merekomendasikan program Pelatihan Developing a Sustainable Mentoring System yang paling efektif berdasarkan tujuan pengembangan SDM, jumlah peserta, serta anggaran perusahaan.

Segera tingkatkan kompetensi Anda sebagai Karyawan Profesional yang berpengalaman melalui pelatihan ini. Dapatkan informasi detail mengenai biaya, jadwal, dan paket pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Hubungi segera Tim Marketing Arunika Training di 0812-8593-1553 dan tingkatkan peluang karir terbaik Anda saat ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *